Polri Wujudkan Kesetaraan Gender dalam Tubuh Kepolisian

SENANDIKA.ID – Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, mengumumkan rencana baru yang menarik dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender di dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Melalui inisiatif ini, polwan (polisi wanita) akan diberikan peluang untuk menduduki jabatan pejabat utama di tingkat Polda, bahkan hingga posisi Wakapolda.
Dalam konferensi pers yang digelar hari Selasa, 29 Agustus 2023, Irjen. Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa penyetaraan di dalam tubuh Polri merupakan fokus dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Langkah ini sejalan dengan visi untuk memberikan kesempatan yang adil dan pembinaan karier kepada semua anggota Polri, tanpa memandang jenis kelamin.
“Dalam upaya untuk mencapai kesetaraan gender di lingkungan Polri, kami akan melaksanakan open biding bagi polwan untuk menduduki jabatan pejabat utama di tingkat Polda. Bahkan, kami membuka peluang bagi mereka yang berpotensi untuk menjabat sebagai Wakapolda,” ungkap Irjen. Pol. Dedi Prasetyo.
Dalam keterangannya, Irjen. Pol. Dedi juga menegaskan bahwa polwan yang memiliki prestasi akan memiliki peluang untuk mendapatkan promosi jabatan dan kesempatan pendidikan yang setara dengan rekan-rekan pria mereka.
Namun, ia menekankan bahwa aspek kompetensi etik, teknis, dan kepemimpinan tetap menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan terkait promosi.
Salah satu contoh sukses dari upaya ini adalah pengangkatan Brigjen. Pol. (Purn) Ida Utari sebagai Wakapolda Kalteng.
Langkah ini diharapkan akan mendorong motivasi dan semangat anggota polwan untuk terus berprestasi dan mengembangkan diri.
Dalam kesimpulan, langkah Polri untuk membuka peluang bagi polwan menduduki jabatan pejabat utama di Polda dan posisi Wakapolda adalah langkah penting dalam mendukung kesetaraan gender dan kesempatan yang adil dalam institusi kepolisian.
Dengan komitmen, dalam memberikan peluang yang setara bagi semua anggota Polri, diharapkan institusi ini dapat terus berkembang menuju arah yang inklusif, modern, dan profesional.***




