SENANDIKA.ID – Di usia yang baru menginjak delapan tahun, Assyifa I. Jusuf telah mengukir langkah berani di dunia olahraga catur.
Siswi kelas 2 SDN 19 Dungingi, Kota Gorontalo itu, resmi menjadi salah satu utusan Provinsi Gorontalo pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 yang akan digelar di Hotel Matos, Mamuju, Sulawesi Barat, pada 7–13 November 2025.
Assyifa akan turun di kelas U9 (kelas F) kategori wanita, bersaing dengan para pecatur cilik terbaik dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data resmi dari situs Chess-Results.com, nama Assyifa tercatat sebagai peserta dengan federasi PIF Gorontalo, sejajar dengan ratusan atlet dari berbagai tingkatan usia yang akan bertanding di ajang nasional bergengsi itu.
Meski baru mengenal dunia catur, Assyifa menunjukkan perkembangan pesat. Perjalanan awalnya dimulai dari kegiatan penelusuran atlet muda catur yang diselenggarakan di Gorontalo.
Dari ajang tersebut, bakat berpikir strategis dan daya fokus Assyifa mulai tampak, hingga akhirnya ia mendapat kesempatan tampil di Turnamen Catur NASDEM Cup II Tahun 2025 kategori Junior, yang dilaksanakan di Halaman Tower Nasdem Gorontalo pada akhir Oktober kemarin.

Dalam turnamen yang diikuti puluhan peserta dengan sistem Swiss tujuh babak tersebut, Assyifa menunjukkan keberanian dan ketenangan yang luar biasa. Ia bertanding melawan pemain yang lebih berpengalaman tanpa kehilangan semangat.
Keikutsertaannya di ajang ini menjadi pijakan penting untuk melatih mental tanding dan daya pikir kompetitif sejak usia dini. Pihak keluarga mengungkapkan rasa bangga dan dukungan penuh terhadap semangat Assyifa.
“Kami tak menyangka ketertarikannya pada catur bisa berkembang sejauh ini. Kami hanya ingin ia terus belajar, menikmati proses, dan menjaga sportivitas. Kejurnas nanti akan jadi pengalaman besar baginya,” ujar orang tuanya.
Kejurnas Catur ke-50 tahun ini menjadi agenda besar Percasi Pusat, diikuti oleh ratusan atlet dari seluruh provinsi di Indonesia. Selain sebagai ajang perebutan gelar juara nasional, turnamen ini juga menjadi wadah pencarian atlet potensial untuk jenjang pelatnas dan kompetisi internasional.
Dengan tekad dan semangat belajar yang tinggi, Assyifa I. Jusuf kini bersiap mengukir langkahnya di panggung nasional. Dari ruang kecil di SDN 19 Dungingi, Gorontalo, gadis cilik ini membawa pesan besar: bahwa prestasi tak mengenal usia, dan keberanian berpikir adalah langkah pertama menuju masa depan gemilang.




