Iman dalam Tindakan: Jalan Wujudkan Masyarakat Adil Makmur

SENANDIKA.ID – Islam memiliki potensi besar untuk menjadi pendorong untuk menghadirkan kemakmuran dan keadilan di tengah-tengah masyarakat dunia, terkhusus masyarakat Indonesia.
Prinsip-prinsip keadilan yang tertanam dalam ajaran Islam adalah fondasi yang kuat untuk menjalankan kebijakan-kebijakan, yang memastikan hak-hak individu dan kelompok dihormati.
Hal ini pula dapat mencakup penghapusan segala bentuk diskriminasi dan ketidaksetaraan, yang dewasa ini seperti telah mengakar pada kehidupan bangsa.
Dalam hal demokrasi, Islam memiliki konsep-konsep seperti syura (konsultasi), yang mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan.
Hal tersebut pula telah sesuai dengan prinsip-prinsip demokratis, yang mengedepankan perwakilan dan partisipasi rakyat dalam pemerintahan.
Prof. Dr. Hj. Yeni Huriani sebagai pemateri dalam acara ini, memberi penegasan akan pentingnya pendekatan ilmiah dan pemikiran kritis, dalam memahami bagaimana Islam dapat berperan dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil, terbuka, dan demokratis.
Berbekal pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam dan relevansinya dalam konteks modern, tentu saja dapat membantu kita untuk bisa bekerja mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Kita sadar betul, tanpa kehadiran iman dalam jiwa, kemungkinan untuk berbuat adil sangatlah sulit. Oleh karena itu, sebagai seorang yang memegang teguh ajaran Islam, sangat penting untuk berangkat dari keimanan menuju keadilan.
Adil karena adanya keimanan, serta dengan keimanan dalam Islam, kemudian kita dapat dengan mudah mewujudkan keadilan sosial.
Dengan narasi paling sederhana, keimanan tiada lain merupakan respon personal terhadap segala titah Allah lewat wahyu-Nya.
Keimanan tidak saja berhenti pada ranah privat dan esoterisme jiwa, namun lebih jauh dari itu, iman harus diejawantahkan dalam interaksi sosial dengan menyentuh segala dimensi kehidupan.
Penulis: Mohamad Ryfan Abdjul
(Review dari materi Prof. Yeni Huriani)




